Buah durian sering dijuluki “raja buah”. Aromanya kuat, teksturnya lembut, serta rasanya manis dan creamy membuat banyak orang tergila-gila. Namun, dibalik kenikmatannya, durian juga memiliki kandungan nutrisi tinggi yang bisa berdampak signifikan pada tubuh jika dikonsumsi bersama makanan atau minuman tertentu. Karena itu, penting memahami pantangan saat makan durian untuk menjaga kesehatanmu.
Selain itu, durian juga memiliki reputasi misterius terkait efeknya terhadap tubuh, terutama bila dikombinasikan dengan jenis makanan tertentu. Dalam artikel ini, kita akan mengulas secara lengkap 5 jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat makan durian, alasan ilmiah di baliknya, serta tips aman menikmati durian tanpa mendapatkan dampak negatif.
Mengapa Durian Perlu Diwaspadai dalam Kombinasi Makanan?
Durian kaya akan kalori, lemak, gula alami, dan senyawa sulfur yang memberi aroma khasnya. Ketika dimakan sendiri dalam porsi sewajarnya, tubuh biasanya bisa mengatur metabolisme dan reaksi pencernaan dengan baik. Namun ketika durian dikombinasikan dengan makanan atau minuman tertentu, tubuh bisa kewalahan dalam memproses semuanya sekaligus.
Terlebih lagi, durian juga mengandung tyramine dan zat-zat lainnya yang dapat berinteraksi dengan sistem saraf dan sistem pencernaan. Karena itu, durian sering disebut sebagai buah yang “berenergi panas” dalam istilah tradisional, dan praktik terbaik adalah mengonsumsinya secara bijak.
Selain itu, reaksi tubuh terhadap durian juga berbeda-beda pada setiap orang. Misalnya, orang dengan sensitivitas gula, gangguan pencernaan, atau penyakit tertentu mungkin lebih cepat merasa tidak nyaman setelah makan durian daripada orang lain.
1. Minuman Bersoda — Musuh Utama Durian
Minuman bersoda merupakan salah satu pantangan paling umum saat makan durian. Sifat minuman bersoda yang berkarbonasi membuat gas di dalamnya masuk ke sistem pencernaan dan bercampur dengan proses kerja perut yang juga sedang mencerna durian.
Karena itu, ketika kamu minum soda setelah makan durian, tekanan gas di dalam perut bisa meningkat drastis. Akibatnya, kamu bisa merasakan:
- kembung
- mual
- sendawa berlebihan
- nyeri perut ringan sampai berat
Gas dari soda membuat perut terasa tidak nyaman, sementara durian sendiri sudah membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Jadi, perpaduan keduanya akan memperlambat proses pencernaan, serta meningkatkan risiko maag dan gangguan asam lambung.
Selain itu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gas berlebihan juga bisa memperberat kerja usus sehingga makanan cenderung tertahan lebih lama di lambung. Oleh karena itu, hindari minuman bersoda setidaknya 2 jam sebelum dan sesudah makan durian.
2. Alkohol Memperparah Efek Durian pada Tubuh
Minuman beralkohol merupakan pantangan lain yang sering diabaikan oleh sebagian orang ketika menikmati durian, padahal efeknya sangat signifikan. Alkohol memperlemah sistem saraf pusat dan kerja hati, sementara durian dapat meningkatkan suhu tubuh dan metabolisme.
Ketika alkohol dan durian dikombinasikan, beberapa efek yang bisa terjadi antara lain:
- pusing
- detak jantung meningkat
- mual
- pusing hebat
- sensitivitas terhadap alkohol meningkat
Ada juga mitos yang mengatakan bahwa kombinasi durian dan alkohol bisa menyebabkan keracunan serius. Hal ini bukan sekadar mitos belaka karena penelitian menunjukkan bahwa durian mengandung senyawa yang dapat menghambat enzim yang memetabolisme alkohol. Akibatnya, alkohol tetap berada lebih lama dalam darah dan memperberat kerja hati, yang bisa berbahaya terutama bagi orang dengan kondisi hati sensitif.
Oleh karena itu, jika ingin menikmati durian dengan aman, pastikan tidak mengonsumsi alkohol dalam waktu dekat sebelum atau setelah makan durian.
3. Makanan Berlemak Tinggi — Terlalu Berat untuk Lambung
Pantangan berikutnya adalah makanan yang berlemak tinggi, seperti gorengan, makanan cepat saji, atau lauk yang berminyak. Durian sendiri sudah mengandung lemak tak jenuh dalam jumlah cukup tinggi, yang membuatnya lezat namun juga bermetabolisme kuat.
Ketika durian dikombinasikan dengan makanan berlemak tinggi, tubuh akan:
- memproses lemak dua sumber sekaligus
- membutuhkan produksi empedu lebih banyak
- memperlambat proses pencernaan
Akibatnya, kamu bisa merasa sangat kenyang, perut tidak nyaman, dan bahkan bisa mengalami diare atau iritasi pencernaan. Karena itulah durian sebaiknya dinikmati sebagai makanan sendiri atau paling tidak dipadukan dengan makanan yang rendah lemak, ringan, dan mudah dicerna seperti buah segar non asam.
Selain itu, kombinasi durian dan makanan berlemak tinggi juga meningkatkan asupan kalori berlebihan, yang berpotensi memicu kenaikan berat badan jika dilakukan sering.
4. Makanan atau Minuman Mengandung Kafein Tinggi — Membuat Jantung Berdebar
Kafein adalah stimulan yang ditemukan dalam kopi, teh pekat, dan beberapa minuman energi. Ketika kamu mengonsumsi durian bersamaan dengan kafein tinggi, efek stimulan tersebut bisa meningkat secara tidak terduga.
Efek kafein pada tubuh meliputi:
- peningkatan denyut jantung
- stimulasi sistem saraf
- peningkatan tekanan darah sementara
Sedangkan durian — terutama jika sudah dalam jumlah cukup — dapat ikut meningkatkan suhu tubuh dan laju metabolisme. Kombinasi kafein dan durian bisa membuat jantung berdebar lebih cepat dari yang seharusnya, serta memicu tubuh untuk merasa cemas, gelisah atau berkeringat.
Karena itu, hindari kopi, teh hitam pekat, atau minuman energi kuat saat kamu mereguk durian. Sebagai alternatif, kamu bisa memilih minuman yang lebih netral seperti air mineral dingin atau teh herbal tanpa kafein setelah menyantap durian.
5. Buah Asam dan Minuman Asam — Memicu Reaksi Lambung
Durian juga memiliki sifat sedikit terkonsentrasi secara kimia karena kandungan gulanya yang tinggi. Ketika dikombinasikan dengan buah yang sangat asam — seperti jeruk, nanas, atau lemon — hal ini bisa memicu masalah pada lambung.
Buah yang sangat asam dapat:
- meningkatkan produksi asam lambung
- memicu sensasi panas atau nyeri
- memperparah kondisi GERD (gastroesophageal reflux disease)
Apalagi jika kamu sudah sensitif pada asam lambung, kombinasi durian dan buah-buah atau minuman yang sangat asam bisa membuat pencernaan tidak nyaman, terasa kembung, atau bahkan menyebabkan mulas.
Karena itu, meskipun durian sering dinikmati bersama berbagai buah lain, pilih buah yang lebih netral atau manis ringan seperti pisang, apel merah, atau pepaya untuk menghindari dampak pencernaan yang kurang menyenangkan.
Bagaimana Cara Menikmati Durian dengan Aman & Nyaman?
Mengetahui pantangan saat makan durian sangat penting, tetapi kamu juga perlu tahu tips terbaik untuk menikmatinya dengan aman:
1. Minum Air Putih yang Cukup
Konsumsi durian bisa terasa berat di perut, sehingga minum air yang cukup membantu melancarkan pencernaan.
2. Nikmati Durian dalam Porsi Moderat
Karena durian tinggi kalori dan gula, hindari porsi berlebihan sekali makan. Cukup satu porsi kecil untuk menikmati rasa tanpa memberatkan sistem pencernaanmu.
3. Pisahkan Jadwal Makan
Jika kamu ingin makan durian dan makanan lain seperti kopi atau gorengan, beri jeda waktu beberapa jam agar sistem cerna bisa memprosesnya lebih efisien.
4. Kombinasikan dengan Buah Netral
Jika ingin membuat menu campuran, pilih buah-buahan yang rendah asam dan mudah dicerna seperti pisang, alpukat, atau pepaya.
5. Pilih Minuman yang Menenangkan
Setelah makan durian, minuman seperti teh herbal hangat atau air kelapa bisa membantu menenangkan perut dan membantu pencernaan.
Apa Kata Penelitian Tentang Kombinasi Durian?
Sejumlah penelitian kecil menunjukkan bahwa durian jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong atau sebelum makanan besar bisa memberikan respons gula darah lebih cepat. Sementara itu, ketika dikombinasikan dengan minuman bersoda atau minuman beralkohol, metabolisme menjadi tidak optimal karena tubuh sibuk memproses lebih dari satu zat secara simultan.
Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa sistem saraf pusat bereaksi berbeda terhadap durian karena kandungan sulfur yang bisa memengaruhi sensitivitas indera penciuman dan rasa. Meskipun hal ini bukan hal negatif, tubuh perlu waktu tambahan untuk mengatur metabolisme durian secara efisien.
Kesimpulan: Pantangan Saat Makan Durian & Tipsnya
Durian adalah buah khas tropis yang lezat tetapi perlu dinikmati dengan bijak. Ada beberapa pantangan saat makan durian — seperti minuman bersoda, alkohol, makanan berlemak tinggi, kafein tinggi, serta buah dan minuman sangat asam — yang sebaiknya dihindari agar tubuh tetap nyaman dan sehat.
Selain itu, menerapkan tips seperti minum air putih cukup, makan durian dalam porsi moderat, serta memberi jarak waktu dengan makanan lain dapat meningkatkan pengalaman makan tanpa menimbulkan gangguan pencernaan.
Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati durian dengan aman, menyenangkan, dan tanpa efek samping yang merugikan kesehatan.
🎰 Sering Rungkad?
Ayo Merapat di JAWARA88 SLOT
💸 Spin santai, cuan datang!

Disajikan oleh Kabar Nusantara x Jawara88
Kabar Nusantara 💥 | Main slot, cuan makin kuat di Jawara88 🎰
