Fenomena alam yang tak biasa kini menarik perhatian publik global dan media Indonesia.
Salju Turun di Negeri Gurun yang Eksotis: Rekaman Kejadian Luar Biasa
Wilayah pegunungan di bagian utara Arab Saudi, terutama Trojena dan Tabuk, mengalami salju turun secara tebal pada pertengahan Desember 2025. Salju tersebut menutupi lereng pegunungan dan menyebabkan lanskap gurun berubah drastis menjadi pemandangan putih bak kawasan alpine.
Salju yang turun tidak hanya sekadar menyentuh tanah. Penduduk lokal bahkan memanfaatkan momentum ini untuk melakukan kegiatan di luar ruang seperti berjalan di salju dan berseluncur.
Seberapa Langka Fenomena Ini? Jawabannya Mencengangkan
Dalam laporan meteorologi dan media global, fenomena salju di kawasan gurun Arab Saudi dinilai sangat jarang terjadi. Beberapa sumber menyebutkan bahwa kejadian seperti ini baru pertama kali dalam puluhan tahun terakhir, bahkan ada yang mengatakan fenomena serupa baru muncul setelah hampir 30 tahun lebih sejak terakhir kali tercatat.
Trojena: Dari Kawasan Pegunungan ke Arena Ski Tak Terduga
Salah satu tempat yang paling terdampak adalah Trojena, sebuah destinasi pegunungan di Provinsi Tabuk, yang dalam beberapa tahun terakhir memang dirancang sebagai kawasan outdoor dan pariwisata.
Trojena sendiri berada di ketinggian sekitar 2.600 meter di atas permukaan laut, yang membuat suhu di sana bisa jauh lebih rendah daripada daerah gurun di sekitarnya.
Dampak Sosial dan Ekonomi dari Fenomena Salju
Fenomena langka ini tidak hanya berdampak pada iklim, tetapi juga memberikan pengaruh sosial dan ekonomi yang cukup besar:
1. Lonjakan Ketertarikan Turis dan Wisatawan
Video dan foto salju di Tabuk dan Trojena menjadi viral di media sosial, sehingga minat turis untuk mengunjungi kawasan gurun yang bersalju pun meningkat tajam. Hal ini membuka peluang baru bagi pariwisata lokal.
2. Aktivitas Lokal yang Tidak Biasa
Penduduk setempat yang jarang atau bahkan belum pernah melihat salju memanfaatkan kesempatan ini untuk mencoba aktivitas seperti berjalan di salju, bermain, dan bahkan melakukan ski tradisional di area bersalju tersebut.
3. Peluang Investasi Baru
Jika fenomena seperti ini berubah menjadi tren tahunan, maka potensi investasi dalam infrastruktur pariwisata musim dingin di Arab Saudi bisa turut meningkat — hal yang jarang dibahas sebelumnya di kawasan subtropis ini.
Apa Kata Para Ahli Iklim tentang Fenomena Ini?
Para ahli meteorologi menyatakan bahwa masuknya massa udara dingin yang kuat, ditambah peningkatan kelembapan di atmosfer, membuat kondisi lokal menjadi sangat mendukung terjadinya salju meskipun bukan musim dingin biasa. Kombinasi tersebut menghasilkan presipitasi yang justru turun sebagai salju, bukan hujan.
Beberapa ilmuwan juga mencatat bahwa fenomena seperti ini, meskipun langka, bukan sepenuhnya mustahil secara ilmiah, terutama di daerah pegunungan yang berada pada ketinggian tertentu.
Reaksi Publik dan Media Global
Reaksi masyarakat dunia terhadap fenomena ini sangat beragam.
Kabar Nusantara Jawara88: Menghubungkan Alam Dunia dengan Informasi Digital
Dalam konteks Kabar Nusantara Jawara88, fenomena salju ini bukan sekadar berita cuaca biasa. Peristiwa seperti ini juga menunjukkan bagaimana informasi global bisa terhubung dengan pembaca digital Indonesia yang haus akan kabar terkini dan fenomena unik.
Kesimpulan: Salju Arab Saudi sebagai Momen Tak Terlupakan
Secara keseluruhan, fenomena salju di Arab Saudi adalah contoh nyata bagaimana alam bisa menghadirkan kejutan yang luar biasa.

