Bahkan, jumlah jersey yang terjual menjadi salah satu ukuran paling jelas dari daya tarik klub secara global. Selain mendapatkan penggemar di berbagai negara, klub-klub besar juga semakin memperkuat posisi mereka di pasar merchandise sepak bola dunia.
Tren Global Penjualan Jersey 2025
Pada 2025, tren penjualan jersey menunjukkan dominasi klub-klub Eropa, sementara beberapa klub dari luar Eropa berhasil mencatat angka penjualan yang sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa globalisasi sepak bola semakin kuat, dan merek klub kini menjadi kekuatan ekonomi yang signifikan.
1. Real Madrid – Juara Penjualan Jersey 2025
Keberhasilan transfer pemain besar seperti Kylian Mbappé serta kontribusi pemain-pemain lain memicu pertumbuhan penjualan yang signifikan.
Real Madrid memanfaatkan momentum ini dengan baik karena mereka bukan hanya klub sepak bola, tetapi juga merek global yang kuat.
2. Barcelona – Loyalitas Fans yang Tetap Kuat
Tidak kalah dari Real Madrid, Barcelona berada di posisi kedua dengan hampir 2,9 juta jersey terjual selama 2025.
Jersey bergaris biru-merah Barcelona tetap menjadi simbol sepak bola yang terkenal di seluruh dunia.
3. Paris Saint-Germain (PSG) – Momentum Global yang Masih Kuat
Region Paris yang dikenal sebagai pusat mode dunia cukup berpengaruh dalam penjualan jersey PSG. Dengan penjualan lebih dari 2,5 juta unit sepanjang 2025, PSG menunjukkan bahwa merek sepak bola juga bisa diasosiasikan dengan gaya hidup.
Kesuksesan PSG bukan hanya karena performa di lapangan, tetapi juga karena strategi pemasaran dan kolaborasi franchise dengan brand global yang kuat. Kontribusi pemain terkenal seperti anggota skuad yang memiliki daya tarik besar menjadi salah satu elemen kunci.
4. Bayern Munchen – Stabilitas dan Konsistensi dalam Penjualan
Di peringkat keempat, Bayern Munchen berhasil menjual sekitar 2,37 juta jersey di seluruh dunia. Klub asal Jerman ini menunjukkan bahwa kerja keras dan konsistensi performa klub memberikan dampak positif terhadap penjualan merchandise.
Bayern tidak bergantung pada satu pemain saja, tetapi kekuatan skuad secara keseluruhan serta reputasi sebagai klub dominan di Bundesliga membantu mereka mempertahankan angka penjualan yang tinggi.
5. Inter Miami – Sukses di Amerika Utara Berkat Bintang Global
Menempati peringkat kelima, Inter Miami mencatat penjualan lebih dari 2,36 juta jersey. Keberhasilan klub ini merupakan salah satu kejutan besar di 2025 karena mereka bukan klub tradisional Eropa. Namun, pengaruh Lionel Messi serta pertumbuhan pasar MLS di Amerika Utara telah mengangkat nama Inter Miami ke panggung global.
Kabar Nusantara ini menarik karena menunjukkan bahwa klub dari luar Eropa kini mampu bersaing di arena global merchandise, terutama ketika didukung oleh ikon sepak bola internasional.
6. Boca Juniors – Ikon Amerika Selatan yang Tetap Kuat
Boca Juniors, klub legendari dari Argentina, berhasil menempati posisi keenam dengan penjualan 1,93 juta jersey. Klub ini menunjukkan bahwa wilayah Amerika Selatan tetap memiliki basis fans yang sangat besar dan terlibat.
Faktor sejarah dan budaya klub seperti rivalitas klasik antara Boca Juniors dan River Plate menarik perhatian global serta meningkatkan penjualan di luar pasar domestik.
7. Manchester United – Warisan Legendaris yang Kuat
Masuk di posisi ketujuh adalah Manchester United, yang tetap menjadi salah satu klub dengan penjualan jersey terbanyak di dunia, sekitar 1,85 juta unit sepanjang 2025. Menariknya, ini terjadi meski performa klub di liga domestik tidak terlalu spektakuler.
Manchester United tetap menjadi merek global yang kuat, di mana warisan klasik klub, seperti era Sir Alex Ferguson, masih menarik minat fans muda. Pemain seperti Bruno Fernandes ikut berkontribusi dalam angka penjualan jersey tahunan.
8. Flamengo – Dominasi Brasil di Pasar Jersey
Flamengo merepresentasikan kekuatan klub Brasil di panggung global. Dengan penjualan jersey lebih dari 1,6 juta unit pada 2025, Flamengo membuktikan bahwa dukungan penggemar domestik sekaligus popularitas internasional bisa bersatu untuk menghadirkan angka penjualan yang tinggi.
Basis fans yang besar, keberhasilan dalam kompetisi seperti Copa Libertadores, serta eksposur media sosial membuat Flamengo tampil kuat di daftar penjualan jersey.
9. Chelsea – Keberhasilan di Level Internasional Meningkatkan Penjualan
Chelsea berada di urutan kesembilan dengan 1,42 juta jersey terjual sepanjang 2025. Keberhasilan meraih prestasi di beberapa kompetisi internasional seperti Club World Cup dan UEFA Conference League menjadi dorongan penting bagi angka penjualan merch mereka.
Selain itu, perpaduan pemain baru dan keberhasilan prestasi turut menarik minat penggemar untuk memiliki jersey klub biru ini.
10. Al Nassr – Klub Timur Tengah dengan Penjualan Tinggi
Menutup daftar 10 besar adalah Al Nassr dengan 1,28 juta jersey terjual.
Keberhasilan Al Nassr menambah dimensi baru dalam pembicaraan global tentang pemasaran sepak bola karena mereka berhasil menarik minat fans di Asia dan wilayah Timur Tengah.
Kekuatan Komersial dan Branding Klub
Dalam daftar ini, kita melihat beberapa pola penting:
- Reputasi Global Membawa Dampak Besar – Klub-klub besar seperti Real Madrid dan Barcelona terus memimpin karena basis fans global yang sangat besar serta konsistensi pemasaran.
- Pemain Superstar Memengaruhi Penjualan – Kehadiran bintang seperti Messi, Ronaldo, dan Mbappé mendorong minat fans dalam membeli jersey tim mereka.
- Ekspansi Pasar di Luar Eropa Menarik Perhatian – Klub seperti Inter Miami dan Al Nassr menunjukkan bahwa pasar di luar Eropa kini bukan lagi pemain minor dalam komersialisasi sepak bola.
- Fan Engagement adalah Kunci – Klub yang terus menjaga hubungan dengan fans global melalui konten digital, media sosial, dan pengalaman merchandise mampu mempertahankan angka penjualan tinggi.
- Sejarah dan Identitas Klub – Warisan klub klasik seperti Manchester United dan Boca Juniors tetap menjadi daya tarik kuat dalam setiap penjualan jersey mereka.
Kesimpulan: Kabar Nusantara tentang Penjualan Jersey 2025
Sebagai Kabar Nusantara, data penjualan jersey 2025 menunjukkan bahwa sepak bola modern adalah gabungan antara olahraga dan strategi branding global. Real Madrid, Barcelona, PSG, dan lainnya menunjukkannya dengan angka penjualan yang luar biasa.
Dengan strategi yang tepat, tidak mustahil posisi klub-klub ini akan berubah lagi di tahun-tahun mendatang.

